[預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 [預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 , 迷情美少女 筱田美奈子 迷情美少女 筱田美奈子, 實體娃娃,半身實體娃娃推薦 加入購物車,立即搶購,24小時出貨。

Gubernur Sumsel Terima Aspirasi Mahasiswa

Palembang Sumsel–Meski harus segera berangkat menghadiri HUT Kabupaten Banyuasin, Gubernur Sumsel H. Herman Deru masih menyempatkan diri menemui unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa Cipayung Plus, di halaman kantor Gubernur, Senin (11/4) siang.

Herman Deru bahkan mengizinkan ratusan mahasiswa ini masuk setelah mahasiswa memaksa menyingkirkan barier polisi persis di gerbang masuk halaman Kantor Gubernur Sumsel.

Menurut Herman Deru dirinya memastika  akan menerima semua ungkapan dan aspirasi dari para mahasiswa dan akan segera meneruskannya ke pihak berwenang yakni DPR RI.

Baca Juga :  Saat Pacekelik Tiba, Warga Desa Ujan Mas OKU Selatan Pilih Mendulang Emas

Namun terkait tuntutan penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden  3 periode, dijelaskan Herman Deru bahwa Presiden RI Joko Widodo setelah 7 April lalu sudah memberikan jawaban. Menurutnya Presiden Jokowi sudah menjawab bahwa Ia tak berkenan menjabat tiga periode bahkan Presiden juga telah menyampaikan bahwa jadwal Pemilu tetap on schedule.

Sementara itu mengenai tuntutan soal harga BBM dan minyak goreng yang menjadi kebijakan nasional dan dirasakan masyarakat saat ini, Herman Deru pun berharap dapat direspon pemerintah agar bisa stabil seperti semula.

Baca Juga :  Sah Disertijab, Laksamana TNI Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Sementara itu ratusan massa mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Cipayung Plus tampak langsung mengelu-elukan Gubernur Sumsel Herman Deru sesaat setelah mereka diizinkan masuk dan ditemui langsung oleh orang nomor satu di Sumsel tersebut.

” Terimakasih Ayahanda kami yang rela berpanas-panasan bersama dna menemui kami. Hari ini kami turun ke jalan untuk menyampaikan pernyataan sikap dan lima tuntutan kami,” jelas Koordinator Aksi Fortuna.

Usai ditemui Gubernur Herman Deru, dan menyampaikan semua aspirasinya, massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 500 orang tersebut pun membubarkan diri dengan tertib. (Arman/Red)

Print Friendly, PDF & Email