[預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 [預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 , 迷情美少女 筱田美奈子 迷情美少女 筱田美奈子, 實體娃娃,半身實體娃娃推薦 加入購物車,立即搶購,24小時出貨。

Kemenag OKU Selatan: Pencabutan Izop Ponpes Darul Ulum Tunggu Surat Resmi Kemenag RI

OKU Selatan Sumsel–Pasca terjadinya kasus pemerkosaan terhadap salah satu santri di Pondok Pesantren Darul Ulum Kecamatan Buay Pemaca, kabupaten OKU Selatan Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Yaqut Cholil Qoumas merespons dan memberi instruksi.

Adapun instruksi yang disampaikan oleh Yaqut Cholil Qoumas yakni mencabut izin operasional dan menutup serta menghentikan kegiatan belajar mengajar di lembaga tersebut. Hal itu disampaikannya melalui keterangan tertulisnya di Jakarta Jumat (31/12/2021) yang lalu.

Menanggapi statement yang disampaikan oleh Kementerian Agama (Kemenag RI), Kepala Kantor (Kakan) Kemenag OKU Selatan, H. Syarif, S. Ag, M. Pd, melalui Kasubag TU Kemenag OKU Selatan Dapik Purnayuda, S,pd.,MSI, mengatakan pihaknya sampai saat ini masih menunggu surat resmi dari Kemenag RI.

Baca Juga :  Baznas dan Kemenag OKU Selatan Tetapkan Zakat Fitrah 1445 H dengan Beras 2,5 Kg Per Jiwa

“Hingga saat ini kami kementerian Agama kabupaten OKU Selatan masih menunggu surat resmi dari Kemenag RI, dan selama menunggu proses surat tersebut, aktifitas belajar mengajar di ponpes itu tetap berjalan”, jelasnya saat disambangi di ruang kerjanya. Rabu (05/01/2022).

Meski demikian tambah Dapik, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk membantu para santri dan santriwati mendapatkan sekolah lain untuk melanjutkan kegiatan belajarnya.

“Kalau memang nantinya izin operasional Ponpes itu dicabut, kita akan bekerjasama dengan pihak terkait seperti pemerintah daerah dan lembaga terkait”, terangnya

Baca Juga :  Pemkot Palembang Usulkan Program Prioritas

Lebih lanjut Dapik mengatakan melihat instruksi atau statement dari menteri agama tersebut, izin operasional (Izop) dari Ponpes itu benar-benar akan dicabut.

“Kalau kita lihat dari instruksi mentri agama, izin operasional Ponpes itu benar akan dicabut”, tegasnya

Selain itu ia juga mengatakan, berdasarkan hasil investigasi pihaknya di lapangan kejadian asusila tersebut memang benar adanya dan dilakukan oleh oknum guru yang juga pimpinan Ponpes itu.

“Kami dari Kemenag OKU Selatan, mengutuk keras perbuatan oknum guru yang juga pimpinan Ponpes tersebut,” terangnya

Baca Juga :  Juni 2022, Puluhan NII Akan Cabut Baiat dan Setia Pada NKRI 

Dikatakannya juga, Kemenag OKU Selatan mendukung penuh pihak berwajib untuk menindak tegas oknum pimpinan Ponpes itu dan dihukum seberat-beratnya.

“Perbuatan pelaku ini sudah menodai dan mencemarkan nama baik Kemenag dan semua Ponpes terkhusus di OKU Selatan”, punggungnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email