[預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 [預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 , 迷情美少女 筱田美奈子 迷情美少女 筱田美奈子, 實體娃娃,半身實體娃娃推薦 加入購物車,立即搶購,24小時出貨。

Wakapolres OKU Selatan Pimpin Press Release Ungkap Kasus Pembunuhan dan Kepemilikan Senpi

OKU Selatan Sumsel–Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres OKU Selatan gelar Press release ungkap kasus penganiayaan yang berujung kematian dan kepemilikan senjata api (Senpi) tanpa izin.

Press release yang digelar di ruang tim Elang Saka Selabung Polres OKU Selatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres OKU Selatan Kompol Iwan Wahyudi, SH, didampingi Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Acep Yuli Shara., SH, Kasi Humas Polres OKU Selatan, AKP Johan Safri, Kabag OPS, AKP. Hardan HS dan PJU lainnya.

Wakapolres OKU Selatan, Kompol Iwan Wahyudi, SH, dalam keterangan persnya mengatakan penganiayaan yang berujung kematian terjadi di Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan pada Minggu (20/02/2022) sekira pukul 14:30 WIB.

Awal mula terjadinya penganiayaan tersebut dipicu ketersinggungan korban M (42), warga Desa Tanjung Menang Ulu Kecamatan Buay Sandang Aji terhadap pelaku, WK (28) warga desa yang sama, disebabkan oleh masalah kecelakaan bermotor yang melibatkan ayah pelaku dan anak korban.

Baca Juga :  Longsor di Tanjung Beringin OKU Selatan, Polisi Pasang Police Line Antisipasi Lakalantas

Adapun kronologis kejadian bermula saat korban M (42) mendatangi tersangka WK (28) di kebun milik tersangka yang berada di Talang Pal Desa Tanjung Menang Ulu Kecamatan Buay Sandang Aji.

“Kedatangan korban itu bertujuan untuk menanyakan permasalahan anaknya yang jatuh dari motor karena kecelakaan yang melibatkan ayah dan kakak kandung tersangka,” Jelas Wakapolres OKU Selatan, Kompol Iwan Wahyudi

Menanggapi pertanyaan korban, tersangka menjelaskan dengan kata-kata yang kurang berkenan di hati korban sehingga menyulut emosinya. Korban yang tersulut emosi lalu memegang leher tersangka dan mengancam akan menghabisi nyawa tersangka.

Mendengar ancaman korban, tersangka langsung mencabut parang yang disimpan di pinggangnya dan membacok korban di bagian leher, kepala serta tangannya.

Baca Juga :  Gubernur Lemhanas: Angkatan Keempat TNI Bidang Siber Sedang Berevolusi

“Mengetahui korban sudah tak bernyawa, tersangka meninggalkan korban dan menyerahkan diri ke pihak berwajib dengan diantar oleh keluarganya,”beber Wakapolres

Dikatakan Wakapolres dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 bilah senjata tajam jenis golok berujung lancip sepanjang 45 cm, 1 lembar baju kaos berlumur darah milik korban, dan 1 lembar baju kaos berkerah garis-garis biru putih milik tersangka.

“Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima belas tahun”, terangnya

Sementara untuk kasus kepemilikan Senjata Api (Senpi), Lanjut Wakapolres, Anggota Polres OKU Selatan menangkap seorang warga Desa Sinar Marga Kecamatan Mekakau Ilir berinisial S (36) karena memiliki senjata api jenis rakitan tanpa izin.

Pelaku telah melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api tanpa izin. Tak hanya senjata api rakitan, dari tangan pelaku juga disita 2 amunisi Pin 9 mm.

Baca Juga :  Ratusan Personil Polres OKU Selatan Kawal Ketat Hiburan Rakyat

Wakapolres menjelaskan, awalnya pihaknya menerima informasi dari masyarakat jika ada warga Desa Sinar Marga, Kecamatan Mekakau Ilir yang memiliki senjata api. Dari informasi warga pihak kepolisian melakukan penyelidikan di lapangan.

“Lalu pada Kamis 17 Februari 2022, sekira pukul 24:00 WIB, anggota Polres OKU Selatan melakukan penangkapan terhadap tersangka di sebuah warung di desa Bunut, Kecamatan Mekakau Ilir”,urainya

Setelah pelaku berhasil ditangkap lalu dilakukan penggeledahan dan ditemukan sepucuk senjata rakitan berikut amunisinya.

Selain itu jajaran Polres OKU Selatan melalui Polsek dan babinkamtibmas pada operasi senpi berhasil mengamankan puluhan senjata laras panjang dan laras pendek.

“Pada operasi senpi musi 2022, jajaran Polres OKU Selatan berhasil mengamankan 4 sejak laras pendek dan 9 laras panjang, jadi total ada 13 senpi yang kita sita dari masyarakat”,pungkasnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email