[預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 [預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 , 迷情美少女 筱田美奈子 迷情美少女 筱田美奈子, 實體娃娃,半身實體娃娃推薦 加入購物車,立即搶購,24小時出貨。

100 Nakes di OKU Selatan Jalani Uji Kompetensi Jabatan Fungsional

OKU Selatan Sumsel–Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menggelar Uji Kompetensi Alih Jenjang Jabatan Fungsional Kesehatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Serasan Seandanan, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Sabtu (19/11/2022).

Namun sebelum kegiatan uji kompetensi digelar para peserta diwajibkan mengikuti pra uji kompetensi yang diselenggarakan beberapa hari sebelumnya di kecamatan Muaradua.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan dr Meri Astuti, melalui Kepala Bidang SDK, Hj. Meliasari.,SKM.,MM mengatakan, pihaknya mendapat izin dari Kementrian Kesehatan sebagai pelaksana uji kompetensi.

Selain itu kegiatan uji kompetensi kali ini merupakan perdana di gelar pasca pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Khatmil Iqra di Lapas Muaradua, Bukti Sinergi Pembinaan Spiritual Antar Lembaga

“Dinkes OKU Selatan salah satu kabupaten di Sumsel yang mendapat rekomendasi dari kementrian kesehatan untuk menyelenggarakan uji Kompetensi. Dan kegiatan ini perdana di gelar pasca pandemi Covid-19″, jelas Mei sapaan akrab Meiliasari. Minggu (20/11/2022).

Mei mengatakan uji kompetensi yang digelar secara mandiri ini diikuti oleh 103 peserta tenaga kesehatan yang berlatar belakang ASN.

“Ujian ini sebagai salah satu persyaratan untuk kenaikan pangkat bagi tenaga kesehatan fungsional yang ada di Indonesia khususnya kabupaten OKU Selatan”,ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Salahgunakan Dana BOS, Kepsek SDN Tanjung Kari Tahan ATM dan Potong Gaji Honor

Dikatakan Mei, peserta uji kompetensi ini tak hanya berasal dari kabupaten OKU Selatan saja namun juga ada yang berasal dari luar OKU Selatan.

“Peserta tak hanya berasal dari OKU Selatan, namun juga kabupaten OKU (Baturaja-Red)”, jelasnya

Ia mengungkap, sebelumnya ada 103 peserta yang mendaftar namun di tengah perjalanan 3 orang peserta mengundurkan diri dengan berbagi alasan.

“Ada yang kelengkapannya kurang sehingga tidak lulus di administrasi dan ada yang mengundurkan diri,” ujarnya.

Adapun berkas Administrasi yang harus disiapkan mulai dari SK fungsional, CPNS, PNS, dan Ijazah.

“Yang paling penting adalah portofolio jabatan fungsional yang ingin diujikan,”ungkapnya.

Baca Juga :  Personil Sat Narkoba Polres OKU Selatan Bekuk Kurir Sabu

Lebih lanjut Mei mengatakan ada lima formasi yang diuji kompetensikan yakni
formasi Perawat, Bidan, Apoteker
SKM, Sanitarian dan Perawat Gigi.

“Yang dinilai itu pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja, dan untuk lulus minimal nilai mereka 70 persen dari tiap kategori tersebut,” terangnya

Ke depannya, Mei berharap bisa terus memfasilitasi uji kompetensi bagi tenaga kesehatan setiap tahunnya.

“Setiap tahunnya Dinas Kesehatan akan terus berupaya menggelar uji kompetensi, untuk membantu para nakes guna kenaikan jenjang, sebab ujian ini berstandar nasional,” pungkasnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email