[預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 [預購] 橋本有菜 美體重現半身娃 , 迷情美少女 筱田美奈子 迷情美少女 筱田美奈子, 實體娃娃,半身實體娃娃推薦 加入購物車,立即搶購,24小時出貨。

Komang Tekankan Pentingnya Aksesibilitas Pemilu bagi Penyandang Disabilitas

OKU Selatan, Sumsel–Dalam upaya mewujudkan pemilu yang benar-benar inklusif dan setara bagi seluruh warga negara, Bawaslu OKU Selatan menggelar kegiatan fasilitasi penguatan bagi penyandang disabilitas, Kamis (28/11/2025).

Kegiatan ini digelar di kantor sekretariat Bawaslu OKU Selatan dan diikuti oleh peserta dengan berbagai ragam disabilitas, termasuk disabilitas sebagian dan disabilitas ganda.

Program ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menegaskan bahwa setiap penyandang disabilitas memiliki hak penuh dalam kehidupan politik dan pemerintahan, termasuk hak untuk dipermudah dalam mengakses proses pemilihan umum.

Baca Juga :  Bawaslu OKU Selatan Ingatkan KPU dan PPK Selektif Jaring Anggota PPS

Kegiatan fasilitasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman penyandang disabilitas mengenai hak politik mereka, terutama terkait mekanisme pemungutan suara serta tahapan pemilu dan pilkada. Para peserta diberikan informasi mengenai prosedur pemilihan, aksesibilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta hak untuk mendapatkan pendampingan saat mencoblos apabila diperlukan.

Untuk memperjelas pemahaman, Komang Wardiasa selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data & Informasi Bawaslu OKU Selatan turut melakukan simulasi pemungutan suara yang dirancang ramah disabilitas.

Beragam fasilitas yang dipaparkan melalui materi presentasi, seperti template braille, jalur kursi roda, serta pendampingan petugas terlatih, diperkenalkan guna memastikan pemilih disabilitas dapat memberikan hak suara dengan mandiri, aman, dan tetap rahasia.

Baca Juga :  Cooling System Polres OKU Selatan, Elemen Masyarakat dan Tokoh Agama Lakukan Deklarasi Pilkada Damai

Komang juga, menegaskan komitmen Bawaslu untuk terus memperluas aksesibilitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi pemilih disabilitas. Ia berharap kegiatan ini bukan hanya meningkatkan partisipasi politik penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi langkah konkrit mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang inklusif, adil, dan setara.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat berpartisipasi aktif dalam menentukan masa depan bangsa melalui proses demokrasi,” ujarnya.

Melalui fasilitasi penguatan ini, penyandang disabilitas diharapkan semakin percaya diri, memahami hak-hak politik mereka, serta mampu berperan penuh dalam setiap proses pemilu. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa demokrasi yang baik adalah demokrasi yang memberi ruang bagi semua tanpa terkecuali. (Red)

Print Friendly, PDF & Email